Widget HTML #1

Membongkar Trik Makeup Profesional: Panduan Lengkap Contour, Conceal, & Highlight untuk Pemula

Selamat Tinggal Wajah Datar, Halo Dimensi Sempurna!

Pernah nggak sih, kamu scroll Instagram atau TikTok dan terpana melihat wajah para beauty influencer yang terlihat begitu tirus, glowing, dan berdimensi? Hidung tampak lebih mancung, tulang pipi lebih tegas, dan keseluruhan wajah terlihat begitu ‘hidup’. Lalu kamu bergumam, "Pasti makeup-nya ribet dan mahal."

Tenang, kamu tidak sendirian. Banyak dari kita yang merasa terintimidasi dengan istilah seperti contouring, concealing, dan highlighting. Terlihat rumit, butuh banyak produk, dan salah sedikit saja bisa membuat wajah terlihat belang atau kotor.

Tapi bagaimana jika saya bilang bahwa rahasia di balik wajah berdimensi itu sebenarnya adalah sebuah seni ilusi optik yang bisa kamu kuasai? Ya, kamu! Bahkan jika kamu seorang pemula total. Anggap saja artikel ini sebagai peta harta karunmu. Kita akan bongkar tuntas trio ajaib ini—Contour, Conceal, dan Highlight—langkah demi langkah, dengan cara yang paling mudah dipahami.

Trio Ajaib Makeup: Kenalan Dulu dengan Contour, Conceal, dan Highlight

Sebelum kita terjun ke bagian praktik, penting untuk memahami peran masing-masing dari tiga pahlawan ini. Anggaplah wajahmu sebagai kanvas putih. Ketiga elemen ini bekerja sama untuk memberikan bayangan dan cahaya, menciptakan ilusi kedalaman dan dimensi.

1. Contour: Sang Pematung Wajah

Apa itu? Contour adalah teknik menggunakan warna yang lebih gelap dari warna kulitmu (biasanya 2-3 tingkat lebih gelap dengan undertone dingin/abu-abu) untuk menciptakan bayangan.

Tujuannya? Dengan menempatkan bayangan di area yang tepat, kita bisa menciptakan ilusi wajah yang lebih tirus, rahang lebih tegas, atau hidung lebih ramping. Ini seperti memahat wajahmu sendiri tanpa harus operasi!

2. Conceal: Sang Penyempurna Kanvas

Apa itu? Conceal (atau yang lebih kita kenal sebagai concealer) adalah produk dengan warna yang sedikit lebih terang dari warna kulitmu (biasanya 1-2 tingkat lebih terang).

Tujuannya? Fungsi utamanya ada dua: menutupi noda (seperti bekas jerawat atau kemerahan) dan mencerahkan area tertentu. Di teknik ini, kita akan fokus pada fungsi mencerahkan untuk menonjolkan bagian tengah wajah dan memberikan efek ‘lifting’.

3. Highlight: Si Pemberi Cahaya Kehidupan

Apa itu? Highlighter adalah produk yang mengandung partikel berkilau (shimmer) yang berfungsi untuk menangkap dan memantulkan cahaya.

Tujuannya? Ditempatkan di titik-titik tertinggi wajah (tempat di mana cahaya alami akan menyinari), highlighter memberikan efek glowing, sehat, dan membuat kulit tampak lebih muda. Inilah rahasia di balik ‘glass skin’ yang memukau itu.

Alat Perang untuk Pemula: Gak Perlu Ribet!

Dunia makeup memang penuh dengan pilihan produk. Tapi sebagai pemula, kamu tidak perlu membeli semuanya. Kuncinya adalah memilih produk yang mudah digunakan dan multifungsi. Berikut adalah daftar belanja minimalis yang bisa kamu coba:

  • Produk Contour: Pilih yang berjenis cream stick. Kenapa? Karena sangat mudah diaplikasikan dan dibaurkan hanya dengan jari atau spons. Cari warna yang bernuansa dingin (cool-toned) seperti cokelat keabu-abuan, bukan oranye, agar bayangannya terlihat natural.
  • Produk Concealer: Liquid concealer dengan aplikator adalah sahabat terbaik pemula. Pilih warna 1-2 tingkat lebih terang dari foundation-mu. Pastikan formulanya ringan dan tidak mudah creasing (menggumpal di garis halus), terutama untuk area bawah mata.
  • Produk Highlighter: Untuk efek natural, mulailah dengan liquid atau cream highlighter. Produk ini menyatu dengan kulit secara sempurna dan memberikan kesan ‘glowing from within’. Warna champagne atau pearl biasanya cocok untuk sebagian besar warna kulit Indonesia.
  • Alat Blend: Sebuah beauty sponge (spons makeup) yang lembap adalah senjata rahasiamu. Spons ini bisa digunakan untuk membaurkan ketiga produk tadi dengan hasil akhir yang mulus dan tanpa garis keras. Kamu juga bisa siapkan satu kuas rias bersudut (angled brush) untuk contour jika suka.

Langkah Demi Langkah: Tutorial Contour-Conceal-Highlight Anti Gagal

Baiklah, sekarang bagian yang paling seru! Pastikan kamu sudah menyelesaikan makeup dasarmu (pelembap, primer, dan foundation tipis) sebelum memulai. Wajah yang sudah dipersiapkan dengan baik adalah kunci hasil akhir yang sempurna.

Persiapan kulit dengan serum sebelum makeup untuk hasil yang glowing dan tahan lama
Persiapan kulit dengan produk berkualitas seperti Artistry serum dari AMWAY adalah fondasi makeup yang flawless.

Langkah 1: Conceal – Mencerahkan dan Mengangkat Wajah

Lupakan cara lama mengaplikasikan concealer dengan membuat titik-titik di bawah mata. Kita akan gunakan teknik 'lifting' yang lebih modern.

  1. Area Bawah Mata: Aplikasikan sedikit concealer di sudut dalam mata (dekat hidung) dan di sudut luar mata, tarik sedikit ke arah pelipis. Bentuk segitiga terbalik kecil ini akan mencerahkan area gelap sekaligus memberikan efek mata yang lebih terangkat.
  2. Area Tengah Wajah: Beri sedikit concealer di bagian tengah dahi (di antara alis), di sepanjang tulang hidung, dan sedikit di dagu. Ini akan menarik perhatian ke bagian tengah wajahmu, membuatnya terlihat lebih cerah dan fokus.
  3. Baurkan (Blend): Gunakan ujung runcing spons lembap dan tepuk-tepuk (jangan digeser!) secara perlahan sampai concealer menyatu sempurna dengan foundation.

Langkah 2: Contour – Menciptakan Dimensi dan Struktur

Kunci dari contouring yang natural adalah "less is more". Lebih baik menambahkan sedikit demi sedikit daripada langsung tebal.

  1. Tulang Pipi: Lakukan ‘fish face’ (mengerucutkan bibir) untuk menemukan lekukan di bawah tulang pipimu. Aplikasikan contour stick tepat di lekukan itu, mulai dari dekat garis rambut dan berhenti di tengah pipi (sejajar dengan ujung mata). Jangan sampai garisnya terlalu dekat dengan mulut.
  2. Rahang: Untuk rahang yang lebih tegas, aplikasikan contour di sepanjang tulang rahangmu, dari bawah telinga hingga ke dagu. Ini juga membantu menyamarkan double chin.
  3. Dahi: Jika kamu memiliki dahi yang lebar, kamu bisa menambahkan sedikit contour di sepanjang garis rambut untuk memberikan ilusi dahi yang lebih proporsional.
  4. Baurkan (Blend): Gunakan bagian bawah spons lembap, baurkan contour dengan gerakan menepuk ke arah atas. Ingat, ke atas! Ini penting agar wajahmu terlihat terangkat, bukan turun. Pastikan tidak ada garis keras yang tersisa.

Langkah 3: Highlight – Menangkap Cahaya Sempurna

Ini adalah sentuhan akhir yang akan membuat wajahmu bercahaya. Aplikasikan highlighter di titik-titik tertinggi wajah.

  1. Tulang Pipi: Aplikasikan sedikit liquid/cream highlighter di atas tulang pipi, tepat di atas area yang kamu contour tadi.
  2. Tulang Hidung & Dagu: Sedikit saja di sepanjang tulang hidung dan di ujung dagu.
  3. Area Mata: Beri sentuhan kecil di bawah lengkungan alis (tulang alis) dan di sudut dalam mata untuk membuat mata terlihat lebih ‘terbuka’ dan segar.
  4. Cupid’s Bow: Sedikit olesan di lekukan bibir atas (cupid’s bow) akan memberikan ilusi bibir yang lebih penuh.
  5. Baurkan (Blend): Kamu bisa menggunakan jari manismu untuk menepuk-nepuk highlighter hingga kilaunya terlihat menyatu dengan kulit, atau gunakan spons lembap yang sama.

Langkah 4: The Final Touch - Kunci Semuanya!

Setelah ketiga langkah selesai, ambil bedak tabur (translucent powder) dan aplikasikan tipis-tipis di seluruh wajah menggunakan kuas besar untuk ‘mengunci’ semua produk yang sudah kamu pakai. Ini akan membuat riasanmu lebih tahan lama dan terlihat lebih halus.

Kesalahan Umum Pemula (dan Cara Menghindarinya)

Merasa hasilnya belum sempurna? Mungkin kamu melakukan salah satu dari kesalahan ini. Tapi jangan khawatir, semua bisa diperbaiki!

  • Salah Pilih Warna: Menggunakan contour berwarna oranye atau concealer yang terlalu putih. Solusi: Selalu tes produk di rahang, bukan di tangan. Untuk contour, pilih warna cokelat keabuan. Untuk concealer, pilih 1-2 tingkat lebih terang, tidak lebih.
  • Garis yang Keras: Lupa membaurkan produk dengan baik. Solusi: Kuncinya adalah blending, blending, dan blending! Pastikan sponsmu dalam keadaan lembap (tidak basah) untuk hasil yang paling mulus.
  • Terlalu Banyak Produk: Mengaplikasikan produk terlalu tebal yang membuat wajah terlihat ‘berat’ atau cakey. Solusi: Mulailah dengan sedikit produk. Kamu selalu bisa menambahkannya jika dirasa kurang.
  • Penempatan yang Salah: Menaruh contour terlalu rendah di pipi, yang justru membuat wajah terlihat turun. Solusi: Selalu baurkan contour ke arah atas, menuju garis rambut.

Wajahmu adalah Kanvas, Saatnya Melukis!

Teknik contour, conceal, dan highlight pada dasarnya adalah tentang bermain dengan cahaya dan bayangan. Ini bukan tentang mengubah wajahmu, tetapi tentang menonjolkan fitur terbaik yang sudah kamu miliki. Mungkin pada percobaan pertama hasilnya belum akan sempurna, dan itu tidak apa-apa.

Sama seperti belajar melukis atau bermain musik, latihan adalah kuncinya. Semakin sering kamu mencoba, semakin kamu akan memahami bentuk wajahmu sendiri dan menemukan penempatan yang paling pas.

Jadi, singkirkan rasa takutmu. Ambil produkmu, ikuti panduan ini, dan mulailah bereksperimen di depan cermin. Ingat, makeup itu seni. Tidak ada yang salah atau benar, yang ada hanyalah ekspresi diri. Selamat mencoba!

Posting Komentar untuk "Membongkar Trik Makeup Profesional: Panduan Lengkap Contour, Conceal, & Highlight untuk Pemula"